Berbagi

Standar

Walaupun pada Lebaran kali ini saya merasakan sesuatu yang tak begitu beda jauh dengan Lebaran di tahun yang lalu kecuali umur yang terus merangkak tua, saya merasa begitu terberkahi dengan kehadiran dan antusiasme kawan-kawan di komunitas yang sejak dari tahun 2003 saya geluti, Initiatives of Change Indonesia.

Kemarin mereka begitu antusias datang dan berbagi cerita dan pengalaman spiritual (dan non-spiritual juga) di acara pertemuan mingguan yang pada hari kemarin kita khususkan sebagai momen Halal bi Halal, rutinitas yang biasa kami lakukan setelah perayaan Lebaran. Dan yang tak kalah pentingnya makanan!, mereka membawa makanan dari berbagai penjuru tempat mereka berasal, saya sendiri merasa embarrassed, karena saya sendiri tidak mampu menjinjing makanan dari kampung halaman saya di Madura, jujur sangat ribet untuk menenteng kardus begitu banyak dengan jarak tempuh yang cukup ‘jauh’,  semangat dan kegigihan kawan-kawan saya itu sangat layak diapresiasi.

Pertemuan kali ini memicu saya untuk berbagi tentang kisah pulang kampung saya kali ini yang saya lihat tidak jauh berbeda dengan pulang kampung sebelumnya. Bagi saya, pulang kampung adalah sesuatu yang jauh, lebih jauh dari perjalanan-perjalanan saya ke luar negeri, saya merasakan perjalanan pulang kampung adalah perjalanan kembali ke masa kecil saya, masa kecil yang penuh cerita-cerita yang berbagai nuansa, kisah-kisah masa lalu yang masih nyelikit dan muncul sedikit-sedikit, yang terkadang terasa begitu sakit, as a man saya kerap kali mengatakan pada diri saya ‘it’s ok ‘ meski pengalaman itu masih terasa nyelekit. Selama perjalanan saya membawa buku Homecoming-nya John Bradshaw, buku yang menceritakan tentang perjalanan jauh untuk menyapa seorang bocah kecil yang bersembunyi di balik raga yang menua, jujur pengalaman kali ini meneguhkan saya untuk tetap menelusuri dan merawat bocah kecil yang masih belum dewasa itu. Yes I’m a family man!

Terlepas dari semua itu, saya merasa begitu terberkahi dengan kehadiran kawan-kawan semua, Saya merasakan nuansa yang begitu hangat meresap, dan merasakan energi saya tersegarkan kembali dengan semangat dan kehadiran mereka.

Terima kasih untuk mereka; minal a’idzin wal faizin, mohon maaf lahir batin untuk semua. Dan berkah untuk semua.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s