Uyunak kifayah dan bulu-bulu tipis itu

Standar

Imaji tentang uyunak kifayah (mata yang melankolik itu), dan bulu-bulu tipis di atas merah bibir itu membuat lelaki itu merasa terasing dari hiruk pikuk kawan-kawannya yang sedang menari di sekitarnya, udara segar dan suasana perbukitan tak lagi membuatnya tenteram, imaji itu baginya akbar min kulli haal (segala-galanya) bagi lelaki itu.

Lelaki itu mengasingkan diri dari hiruk pikuk orang-orang di sekelilingnya hanya untuk sekedar memandang piksel-piksel imajinya di sebuah jejaring sosial di ruang maya, sesaat lelaki itu tersenyum, mengerang dan meradang.

Sekali lagi lelaki itu mencoba untuk yakin: Janji itu pasti ada, tak usah grusa grusu, janji itu pasti akan datang. Mother of melancholia.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s