Menatap Masa Depan

Standar

Beberapa hari ini saya diidap rasa cemas dan gemas pada masa depan, postingan kak Mamak, teman bermain saya di waktu kecil, dia orangnya baik hati, suka meminjamkan video game-nya dan sepur-sepurannya sewaktu saya bermain ke rumahnya, ya dia kuliah di mesir -hmm dia belum posting juga reviewnya tentang film ayat-ayat cinta itu-, postingannya kali ini seperti es jeruk yang datang menghampiri cemas saya tentang cakrawala masa depan yang masih sangat abu-abu, cukup menyegarkan dan memberi gagasan baru tentang masa depan, ini dia postingannya…

DIA: “Belum pernah saya mengkuatirkan masa depan seperti saat ini. Saya cemas. Bagaimanakah Anda melewati masa-masa kecemasan seperti ini?”

AKU: “Hmm…. Saya pikir, sebenarnya kita tidak pernah takut pada masa depan!”

DIA: “Lalu?”

AKU: “Bukankah sesungguhnya kita hanya takut pada Hari Ini saja?”

DIA: “Hmmm…. Pada hari ini saja?”

AKU: “Ya. Yaitu saat kita terbangun di pagi hari dengan perasaan rawan… kita selalu gagal untuk tidak kuatir bahwa kita dapat melalui satu hari ini saja!”

DIA: “…,”

AKU: “Kita merasa kalah hanya setelah melihat Hari Ini berkemas cepat lalu pergi saat kita belum mampu menangkapnya.”

DALAM HATI: “Sebenarnya kita tidak pernah takut pada masa depan yang jauh. Rasakanlah. Kalau kita mampu membuat prestasi dalam hari ini saja, pastilah kita tak akan pernah takut dengan hari besok. Pastilah kita tidur dengan senyuman dan bangun seperti lahir kembali!”

Lalu senyuman seorang teman, dan Holy Night Jam oleh Satriani.

Ah kak mamak makin filosofis aja…

3 responses »

  1. hm…klo yg namanya menatap ya..lihat aja matanya..
    biar sape lgsg ke hatinya..(*apaan sih gw!?)

    mo sampe kapan menatapi masa depan?
    ga ada yg perlu di tatap, diratap, yang perlu dilakukan hanya disantap dengan mantap hari ini dan seterusnya…

    NB: tidak ada “saat ini” yg ada hanya masa lalu dan akan datang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s