Bukankah malam?

Standar

Bukankah malam diciptakan untuk berteduh dari lelah? Bukankah malam telah menciptakan untukmu tempat terbaik untuk berteduh? Bukankah malam tidak hanya sekedar kelam? Bukankah malam memang datang membelaimu?

Tapi malam telah membawaku ke ekstase dunia tapal batas, wajah-wajah maya yang terus membelai nan menggoda, silih berganti, gagasan dan racauan  yang meminta segera untuk diposting, impian, dan bergelas-gelas kopi yang menawarkan kafein.

6 responses »

  1. malam itu tempat paling tepat untuk sholat tahajut,bersujud dan memohon kepadaNya ttg apa yang kita mau dan mohon apun atas segala yang kita perbuat. walah walah.. jadi kiayi deh… bukan menggurui loh…
    malam juga temapat yang paling tepat untuk kita menangis, merenung dan mengingat ttg masa yang lalu.. ketenangan itu akan membawa hati dan jiwa kita terbang bebas.. berexpressi dalam kata yang tak mungkin terucap.. nah ganti jadi sastrawan deh..
    ngacir aja deh…….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s