Bener nggak?

Standar

Kenapa kita harus jungkir balik nyari ke sana  ke mari, toh yang kita makan cuma nggak lebih dari sepiring nasi? Iya kan? Mengapa harus jungkir balik dan mengeluarkan ajian zungsang hanya sekedar sepiring nasi?

*inspirasi dari sebuah warteg di Halimun*

2 responses »

  1. hari ini sepiring, nanti sepiring, sejam lagi sepiring, besok sepiring, lalu lusa, besok lagi, besoknya lagi…

    itu yang terjadi, kita panik.. untuk ngumpulin buat besok dan besoknya lagi.

    good post, anyway😉

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s