Solilukui

Standar

Saya sama sekali bukanlah “pria itu” ataupun “lelaki itu”, saya adalah saya yang terus ber-saya, hingga saya menjadi Aku,  Aku yang abadi.

Dan dia adalah “perempuan” dan “wanita” itu, dia adalah dia adalah jalan, lorong, tarekat yang membawa saya ke lembah sunyi puisi-puisi yang mendayu-dayu.

Dia adalah penunjuk jalan, jalan menuju kesejatian, jalan menuju totalitas kasih tanpa batas.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s