Anak Muda yang Mampir di Sebuah Kedai

Standar

Di sebuah kedai kecil, tempat para ksatria-ksatria melepas lelah dan menenggak minuman kesukaan mereka.

Lelaki itu menyeringai bangga: “Aku sudah tahu rahasia-rahasia itu”

Memang! itu yang kamu butuhkan! nomer telepon, nomer henpon, alamat rumah, alamat kantornya, bahkan kamu mesti menghafal di mana biasanya dia suka meneguk minuman kesukaannya, atau bahkan mungkin kamu juga sudah tahu nomer sepatu-nya.

Dan ingat, jangan sekali-kali kamu memberi tahu aku rahasia-rahasia itu anak muda, aku selalu di sini. Aku di sini mengintai setiap sisi lengahmu.

Lalu, lelaki itu menyeringai dan mundur beberapa depa memasang kuda-kuda: “Siapa kamu?”

“Oh saya bukan siapa-siapa tuan, Saya cuma seorang cantrik di sebuah padepokan di pinggir kota”

Kerut muka lelaki itu mulai rata kembali, rasa tenang dan menang kembali menyelimutinya: “Oh syukurlah”

Akulah Sang Naga! Akulah yang akan membakar bara dan mencipta geni!

Laki-laki itu kembali tersentak dan kembali bertanya penuh syak wasangka: “Siapa kamu sebenarnya?!”

“Benar Tuan, saya cuma seorang cantrik biasa”

Rona wajah lelaki itu memerah pertanda kegusarannya.

Sepeminuman secangkir kopi pun berlalu, suasana masih diliputi ketegangan.

Tiba-tiba tanpa terduga, anak muda itu membisikkan dengan tenang ke telinga lelaki itu: “Sayalah Sang Naga: Saya yang akan membawanya terbang ke sana dengan hanya cukup memejamkan mata!” , dan anak muda itu pun lenyap seketika!

Lelaki itu pun kalap, tak tahu mesti berbuat apa.

Selesai. Tapi tidak menutup kemungkinan untuk dilanjutkan suatu saat nanti.

5 responses »

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s