Menghamili Angin

Standar

Mengeblog seperti menghamili angin, melemparkan “sesuatu yang berharga” ke jagat rimba tanpa batas, entah diharapkan atau tidak, tiba-tiba ada yang datang mengaku senang dengan “anak kita” kemudian melamarnya, mengawini dan menghamilinya lagi, datang anak baru dan begitulah seterusnya.

Begitulah ngeblog bagi saya, setidaknya untuk sampai saat ini.

Dan selamat menghamili.

Rumit?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s